Jika anda butuh liputan khusus, live event, live streaming dan pemberitaan lainnya segera hubungi kami di 0822-6646-3951 atau datang langsung ke kantor kami di Jln. Poros Potoro, Konawe Selatan. Jika anda butuh liputan khusus, live event, live streaming dan pemberitaan lainnya segera hubungi kami di 0822-6646-3951 atau datang langsung ke kantor kami di Jln. Poros Potoro, Konawe Selatan.

Satu Lagi Mahasiswa UHO Melapor Diduga Tertembak saat Unjuk Rasa di DPRD Sultra

Mon, 7 Oct 2019 02:39:37am Dilihat 21 kali author Admin
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Korban yang merupakan mahasiswa diduga terkena tembakan saat aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sultra pada 26 September 2019. (Foto: Hasrul Tamrin)

KENDARI – Satu lagi mahasiswa Teknik Mesin Universitas Halu Oleo korban aksi 26 September 2019 di Kantor DPRD Sulawesi Tenggara diduga terkena peluru di bagian lengan sebelah kiri. Mahasiswa ini melapor ke Kantor Ombudsman perwakilan Sultra, Kamis (3/10/2019).

Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra, Mastri Susilo, mengatakan dari keterangan pelapor luka di bagian lengan kiri itu diduga luka tembak karena pakaian korban berupa baju kaos dan jaket juga sobek.

“Terkait dengan adanya laporan mahasiswa ini, kita akan dampingi untuk melakukan pelaporan di polisi terhadap apa yang dia alami,” ucap Mastri ketika menerima pelapor.

Mahasiswa berusia 22 tahun tersebut menceritakan ketika dirinya terkena peluru saat duduk di halte tepat depan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyaksikan rekannya melakukan unjuk rasa dari kejauhan atau sekitar 500 meter dari Kantor DPRD Sultra.

Namun, selang beberapa saat duduk di halte, ia melihat ada beberapa oknum polisi dari arah Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sultra menuju ke arahnya, ia akhirnya berniat untuk menghindar. Di saat itu pula ia merasa ada sesuatu yang mengenai lengan kirinya.

“Kan pertama posisinya saya itu duduk di dekat halte, pas itu ada polisi dari arah Disnaker, saya langsung mundur, pas itu juga saya rasa ada sesuatu yang kena tangan kiriku, langsung saya gosok tapi tidak terlalu hiraukan karena katanya temanku di situ hati-hati ada peluruh karet,” jelasnya.

Merasa ada luka di tangannya, iapun langsung lari menjauh dari tempatnya semula duduk menuju arah traffic light. Namun ia rasa ada salah satu rekannya juga terjatuh di saat yang sama tetapi ia tidak hiraukan siapa rekannya yang terjatuh.

“Saya rasa sakit itu, tidak ada sa dengar bunyi-bunyi, kayak bunyi tembakan itu, tapi saya rasa tanganku ini kayak pedis-pedis baru panas. Saya tahu tanganku berdarah pas sudah mau pulang sekitar pukul 16.45 karena ini bajuku dan jaket basah-basah sedikit, ternyata diliat sama temanku berdarah, di situ mi diperhatikan letingku katanya kaya kena peluru,” sambungnya.

Korban yang merupakan mahasiswa diduga terkena tembakan saat aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sultra pada 26 September 2019 menunjukkan baju yang lubang diduga bekas tembakan. (Foto: Hasrul Tamrin)

Sehubungan kejadian yang dialaminya baru dilaporkan. Ia merasa takut apabila kabar luka di tangannya itu sampai ke orangtuanya kalau dia ikut unjuk rasa. Namun oleh rekan-rekannya di kampus dan pengurus himpunan mahasiswa teknik yang mendampinginya berinisiatif untuk melaporkan hal tersebut.

“Saya laporkan karena saya anggap tidak terlalu parah ji, baru saya ikut demo itu tidak ditahu dari rumah apalagi sampai luka, makanya itu ji kenapa saya tidak laporkan,” ujarnya.

Mendapati laporan tersebut, Perwakilan Ombudsman Sultra akn terus melakukan pendampingan-pendampingan terhadap pelapor.

Saat melapor di Ombudsman, ia menyerahkan bukti berupa baju kaos hitam dan jaket yang digunakan saat kejadian dan terlihat tepat di bagian lengan baju bagian kiri robek berbentuk lubang. Selain itu ia juga menunjukkan bekas luka pada lengan kirinya.

Unjuk rasa di Kantor DPRD Sultra pada 26 September lalu berakhir tragis. Dua mahasiswa meninggal akibat insiden tersebut. Salah stuny Randi yang meninggal akibat tertembak di bagian dada sebelah kirinya.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

Sumber : SULTRAKINI.COM

Baja Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Hirup Lem Fox, 13 Pelajar di Konawe Diciduk Polisi

Mon, 7 Oct 2019 03:22:36am

Kanit Binpolmas Polres Konawe Aipda Sulaeman (kanan) saat menginterogasi puluhan pelajar yang kedapatan menghirup lem fox. (Foto: Istimewa) KONAWE...

Di hadapan Polisi, Pengunjuk Rasa Teriak: Tangkap Pembunuh Sekarang Juga !

Mon, 7 Oct 2019 03:17:26am

KENDARI – Pengunjuk rasa dari Keluarga Besar mahasiswa (KBM) Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) kini berhadapan dengan aparat keamanan di...

Polri Akui Enam Polisi Bawa Senjata Saat Pengamanan Unjuk Rasa yang Berujung Meninggalnya Randi

Mon, 7 Oct 2019 03:08:16am

Karo Provos Div Propam Mabes Polri, Brigjen Pol Hendro Pandowo (kanan) bersama Kapolda Sultra, Brigjen Pol Merdisyam, Kamis (3/10/2019). (Foto: La...

Mahasiswa UHO Kembali Bergerak, Duga Polisi Represif Hingga 2 Mahasiswa Meninggal

Mon, 7 Oct 2019 02:59:51am

Tindakan represif yang diduga dilakukan oleh oknum polisi saat demonstrasi menolak sejumlah revisi undang-undang (RUU) di Kantor DPRD Sulawesi...

Satu Lagi Mahasiswa UHO Melapor Diduga Tertembak saat Unjuk Rasa di DPRD Sultra

Mon, 7 Oct 2019 02:39:37am

KENDARI – Satu lagi mahasiswa Teknik Mesin Universitas Halu Oleo korban aksi 26 September 2019 di Kantor DPRD Sulawesi Tenggara diduga terkena...

Lebih dari 5 Ribu Nahdliyin Sultra Ikrar Kesetiaan Pancasila dan NKRI

Mon, 30 Sep 2019 02:46:44am

https://youtu.be/VJHWOl8q8BY konsel-news.com -- Lebih dari 5 ribu warga nahdliyin dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara melakukan ikrar...

Penerima Bantuan Pangan Non-Tunai Diingatkan Jaga Kerahasiaan PIN

Thu, 26 Sep 2019 03:02:09am

Perwakilan keluarga penerima manfaat, agen penyalur bantuan pangan non-tunai (BPNT), dan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) se-Kabupaten...

Mahasiswa KKN UHO Bentuk Kelompok Pemuda Sadar Lingkungan di Laonti

Wed, 25 Sep 2019 06:11:22am

Program pengabdian masyarakat Mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan Universitas Halu Oleo (UHO) terintegritas kuliah kerja nyata (KKN)...

Tim KKN Tematik UHO Edukasi Guru Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Wed, 25 Sep 2019 05:52:12am

  Melalui program kegiatan pengabdian kepada masyarakat terintegrasi Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas Halu Oleo 2019, Tim KKN Tematik UHO...

HARI RAYA KUNINGAN UMAT HINDU DI PURA BATUR SARI

Tue, 24 Sep 2019 07:34:44am

Hari Raya Kuningan atau biasa disebut tumpek kuningan yang merupakan rangkaian dari Hari Raya Galungan Umat Hindu di Pura Batur Sari,...

Berita Terbaru

Fokus

Visitor